SISTEM FINGER PRINT TELAH DITERAPKAP DI RSUD WARU

Untuk meningkatkan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mewujudkan sumber daya pegawai di lingkungan RSUD Waru sesuai dengan PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, Direktur RSUD Waru dr. Hendarto, M.Si telah menerapkan sistem absensi presensi online sejak tiga bulan yang lalu.                           

Direktur RSUD Waru mengatakan, salah satu tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada seluruh PNS khususnya yang berada lingkungan RSUD Waru, Sehingga ke depan diharapkan mampu mewujudkan kedisplinan kinerja PNS yang akan mulai efektif diterapkan pada Januari 2019, imbasnya diharapkan akan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat.  

Kendati demikian, penggunaan absensi sistem online atau fingerprint hanya dapat digunakan oleh PNS yang bersangkutan. Dan sekarang masih dalam tahap percobaan terbukti sudah dapat meningkatkan kedisiplinan kinerja PNS. Pemasangan fingerprint akan tersambung langsung secara online ke BKPSDM.    

Kemajuan teknologi saat ini harus dimanfaatkan secara optimal karenanya melalui penggunaan absensi sistem fingerprint diupayakan akan mampu meningkatkan kedisiplinan kinerja para pegawai, karena waktu bekerja pegawai akan terlihat atau terdeteksi melalui ibu jari yang ditempelkan. Baik waktu mulai masuk kantor, jam istirahat maupun pada saat pulang kantor. Artinya, dengan memanfaatkan teknologi sistem online maka seluruh aktivitas pegawai akan terpantau.

Sehingga, tujuan untuk meningkatkan kedisplinan kinerja para PNS dilingkup RSUD Waru akan terwujud dengan baik. “Semoga penggunaan absensi sistem fingerprint akan mengubah kedisplinan kinerja para pegawai ke arah yang lebih baik, karena semua aktivitasnya akan terpantau, kata beliau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *