RSUD Waru Pamekasan Optimis Nilai SAKIP Naik

Dari tanggal 29 Juni 2020 hingga 9 Juli 2020 RSUD Waru berfokus pada perbaikan Dokumen SAKIP ( Satuan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) 2020. Direktur RSUD Waru memimpin langsung proses perbaikan dokumen. Selain Dokumen SAKIP, pembahasan mengenai Rencana Kinerja 2021 juga dilakukan. Semua tim mulai dari Direktur, Kasie Penunjang Medik dan Non Medik, Kasie Pelayanan Medik dan Asuhan Keperawatan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha serta tim perencanaan dan akuntansi RSUD Waru berperan aktif dalam kegiatan ini. Diharapkan dengan adanya keterlibatan tim, maka proses penyusunan dokumen dapat berjalan dengan baik dan cepat sehingga kualitas daripada pelaporan RSUD Waru juga ikut baik.

Selain membahas perbaikan SAKIP, RSUD Waru juga berfokus pada kegiatan 2021. RSUD Waru yang berada pada matriks peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan target peningkatan angka Indeks Kesehatan kabupaten, menentukan sejumlah langkah strategis di tahun 2021. Beberapa fokus kegiatan yang akan dilakukan di tahun depan adalah sebagai berikut.

 

  • Pemenuhan Tenaga Kesehatan Utamanya Dokter Spesialis

Pemenuhan tenaga kesehatan akan menjadi salah satu fokus dari unsur peningkatan layanan di RSUD Waru. Hingga saat ini RSUD Waru memiliki 6 Dokter Spesialis yang telah difasilitasi dengan pelayanan BPJS ( Dokter anak masih dalam proses kredensialing) . Adapun dokter spesialis RSUD Waru terdiri atas 2 Dokter Bedah Umum, 1 Dokter Spesialis Anastesi, 1 Dokter Spesialis Anak, 1 Dokter Spesialis Dalam dan 1 Dokter Spesialis Kandungan ( Kerjasama dengan dinas kesehatan provinsi Jawa Timur ) serta 1 Dokter Spesialis Paru.

Jadwal Pelayanan Dokter Spesialis RSUD Waru Pamekasan
Jadwal Pelayanan Dokter Spesialis RSUD Waru Pamekasan

Dengan adanya Dokter spesialis, diharapkan masyarakat khususnya Pantura dapat menikmati fasilitas dan layanan kesehatan yang optimal dan merata. Ini adalah salah satu perwujudan dari Visi Pemerintah Kabupaten Pamekasan yakni membangun dari bawah, merata dan berkelanjutan berdasarkan nilai-nilai agama.

  • Pengembangan dan Peningkatan Akses serta Mutu Layanan Rumah Sakit

RSUD Waru memiliki sekitar 2000 meter persegi di sebelah selatan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Jika sesuai rencana, RSUD Waru akan memanfaatkan ruang kosong tersebut untuk pembangunan fasilitas layanan yang lebih banyak dan baik daripada yang sudah ada. Pengembangan ini akan dimulai dengan pengembangan Masterplan Rumah Sakit terlebih dahulu. Selain itu, isu untuk menjadikan RSUD Waru Pamekasan berharap bisa segera menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar dapat menghadirkan layanan yang jauh lebih baik daripada saat ini. Proses bisnis rumah sakit selalu berkembang dari waktu ke waktu sehingga memilih untuk berdiam diri ditengah zaman seperti sekarang bukanlah pilihan bijak, sekali lagi, ini adalah bagian dari ikhtiar dari pembangunan yang merata dan berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

  • Penanganan Wabah

Penanganan pandemi COVID-19 belum bisa diprediksi kapan akan berakhir. Yang pasti, Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Rumah Sakit Waru berkomitmen untuk terus bisa melayani pasien yang terkena COVID-19. Hingga saat ini sudah 1 orang dinyatakan sembuh setelah dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Waru Pamekasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *